Dampak Globalisasi Dan Perdagangan Internasional Terhadap Bangsa Indonesia


 DAMPAK POSITIF DAN NEGATIVE GLOBALISASI DAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL TERHADAP BANGSA INDONESIA

1.     DAMPAK GLOBALISASI TERHADAP BANGSA INDONESIA
Globalisasi adalah suatu proses di mana antar individu, antar kelompok, dan antar negara saling berinteraksi, bergantung, terkait, dan mempengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara. Globalisasi membawa dampak positif maupun negative terhadap bangsa Indonesia.
a.      Pengaruh positif globalisasi terhadap Indonesia
1. Dilihat dari globalisasi politik, pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara, jika pemerintahan djalankan secara jujur, bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat serta rasa kebersaman dapat dibina kearah yang lebih baik.
2. Dari aspek globalisasi ekonomi, terbukanya pasar internasional, meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa.
3. Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa.
4. Dari globalisasi pertahanan dan keamanan kita dapat meniru Banyaknya persenjataan canggih yang dibuat manusia yang jauh berubah dari sebelumnya. Seperti adanya teknologi nuklir, kapal tanpa awak,rudal jarak jauh, dan lain lain.
5. Dalam bidang Kesehatan Alat kesehatan yang semakin canggih adalah salah satu dari banyak dampak globalisasi pada dunia. Banyak diciptakan obat untuk penyakit yang relative sulit disembuhkan. Banyak jasa yang ditawarkan untuk lebih mempercantik tubuh seperti operasi plastik, sedot lemak, suntik kolagen, dan lain lain.
b. Pengaruh negative globalisasi terhadap Indonesia
1. Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah  arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme. Jika hal tesebut terjadi akibatnya  rasa nasionalisme bangsa akan hilang
2. Dari globalisasi aspek ekonomi, hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri karena banyaknya produk luar negeri (seperti Mc Donald, Coca Cola, Pizza Hut,dll.) membanjiri di Indonesia. Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri  menunjukan gejala berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa  Indonesia.
3. Masyarakat kita khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa Indonesia, karena gaya hidupnya cenderung meniru budaya barat yang oleh  masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat.
4. Mengakibatkan adanya kesenjangan sosial yang tajam antara yang kaya dan miskin, karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi. Hal tersebut dapat  menimbulkan pertentangan antara yang kaya dan miskin yang dapat mengganggu  kehidupan nasional bangsa.
5. Munculnya sikap individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antarperilaku   sesama warga. Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan  kehidupan bangsa.

b.    DAMPAK PERDAGANGAN INTERNASIONAL TERHADAP INDONESIA
Perdagangan internasional adalah perdagangan yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama.
·        Faktor-faktor yang menyebabkan suatu negara melakukan perdagangan internasional
(1) Untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasa dalam negeri;
(2) Keinginan memperoleh keuntungan dan meningkatkan pendapatan negara; (3) Adanya perbedaan keadaan seperti sumber daya alam, iklim, tenaga kerja, budaya dan jumlah penduduk yang menyebabkan adanya perbedaan hasil produksi dan adanya keterbatasan produksi;
(4) Perbedaan kemampuan penguasaan IPTEK dalam mengelola sumber daya ekonomi;
(5) terjadinya era globalisasi sehingga tidak satu negara pun di dunia dapat hidup sendiri.
        Perdagangan internasional memiliki dampak pada negara – negara yang terlibat terutama pada negara Indonesia, adanya perdagangan internasional membawa dampak yang cukup luas bagi perekonomian suatu negara. Dampak tersebut berupa dampak positif dan negatif dan dirasakan oleh negara Indonesia.
a.     Dampak positif adanya perdagangan internasional
1)  Mempererat persahabatan antar bangsa, antar negara dan membuat tiap negara mempunyai rasa saling membutuhkan dan rasa perlunya persahabatan. Oleh karena itu, perdagangan internasional dapat mempererat persahabatan negara-negara yang bersangkutan.
2)  Menambah kesempatan kerja. Dengan adanya perdagangan antar negara, negara pengekspor dapat menambah jumlah produksi untuk konsumsi luar negeri. Naiknya tingkat produksi ini akan berdampak ke peningkatan jumlah sumber daya manusia yang dibutuhkan. Dengan begitu dapat dipastikan bahwa perusahaan akan menyeraptenaga kerja lebih banyak dan memberi lapangan kerja yang lebih luas dan beragam bagi masayarakat Indonesia.
3)  Menambah keuntungan dan Devisa. Perdagangan internasional dapat meningkatkan sumber devisa negara, dengan adanya perdagangan internasional maka para produsen dan pengusaha dapat memaksimalkan proses produksi mereka. Para produsen akan berlomba utuk menghasilkan produk sebanyak mungkin untuk meningktakan keuntungan yang dihasilkan.
4)  Memperoleh keuntungan dari spesialisasi barang. Yang dimaksud adalah seringkali beberapa negara memproduksi barang yang sama. Misalkan Indonesia memproduksi sepeda begitu pula dengan India tetapi, karena kualitas sepeda Indonesia lebih baik  dari produksi India maka Indonesia mendapatkan spesialisasi sebagai produsen sepeda.
5)  Transfer teknologi modern. Dengan menjalankan perdagangan internasional memungkinkan produsen atau pengusaha untuk mempelajari teknik produksi yang lebih modern dan efisien  dari suatu negara untuk diterapkan di dalam negeri.  Hal tersebut dilakukan untuk lebih memajukan proses produksi menjadi lebih optimal.
6)  Mencegah terjadinya krisis. Perdagangan internasioanl memiliki suatu manfaat untuk mencegah terjadinya krisis yang melanda suatu negara. Sebagai contoh jika suatu saat Indonesia sedang mengalami krisis pangan karena gagal panen padi yang terjadi dalam skala besar – besaran maka negara lain dapat mengekspor beras ke Indonesia dan membantu untuk mencegah terjadinya krisis bahan pangan yang akan melanda negara Indonesia.
7)  Mendapatkan barang dengan harga lebih murah. Melalui perdagangan internasional Indonesia dapat mengambil keuntungan dengan cara mengimpor barang – barang yang harganya lebih murah daripada biaya yang dihasilkan dengan cara memproduksi sendiri di dalam negeri.
8)  Mendorong kegiatan ekonomi dalam negri. Dengan dibukannya perdagangan internasional maka dapat dipastikan proses produksi kana meningkat tajam dan ini sangat baik untuk para produsen atau pengusaha yang ada di Indonesia untuk menyerap tenaga kerja sebanyak – banyaknya.
b.    Dampak negatif yang dirasakan oleh Indonesia
1)  Timbulnya rasa ketergantungan dengan negara – negara lain. Dampak perdagangan internasional dapat menimbulkan adanya ketergantungan yang tinggi terhadap produk – produk yang di luar negeri, yang akibatnya menimbulkan ketergantungan pada negeri lain, apalagi jika produk tersebut tidak dibuat di dalam negeri.
2)  Timbulnya penjajahan ekonomi oleh negara lain. Hubungan perdagangan internasional juga bisa dijadikan sebagai alat untuk mengatur dan menekan negara tertentu. Sehingga dapat terjadi karena ketergantungan di bidang ekonomi kadangkala melebar ke bidang lainnya.
3)  Perdaganagn internasional dalam pelaksanaannya mengaruh pada perdagangan bebas. Pada perdagangan bebas justru yang lebih banyak menikmati keuntungan adalah negara – negara maju, begitupula Indonesia sebagai negara berkembang malah sering mengalami kerugian.
4)  Timbulnya eksploitasi sumber daya alam dan manusia. Perdagangan internasional dapat menimbulkan adanya eksploitasi bsumber daya alam dan manusia secara habis – habisan. Akibatnya pada jangka panjang negara itu bisa miskin dengan kekayaan alam tersebut sehingga pada kahirnya negara tersebut tidak lagi mengekspor tetapi malah mengimpor dari negara lain. Contohnya bahwa dulu Indonesia terkenal sebagai produsen minyak, tetapi kini net import kita telah negatif, artinya negara kita telah menjadi negara ekspor minyak lebih kecil dari impor minyaknya.
5)  Timbul persaingan dan perpecahan antar negara. Dampak yang timbul akibat adanya perdagangan internasional sering muncul perebutan negara tujuan ekspor oleh beberapa negara pemasok. Misalnya Amerika Serikat memerlukan tekstil karena tidak mampu mencukupi semua kebutuhannya sendiri maka wajar bila Indonesia dan India yang sama – sama mampu menghasilkan tekstil berebut untuk menguasai pasar di negara Amerika Serikat. Sehingga mengalami akibatnya yakni terjadi persaingan dan perpecahan antara negara – negara yang berebut pasar ekspor.













Sumber:



   DISUSUN OLEH:
1.   M. MAJDI
2.   MAR’ATUN SOLIHAH
3.   NILA CAHYANI
4.   SITI NIKMAH

SMAN 1 SURALAGA-jalan Suralaga-Geres,Desa Waringin,Kecamatan Suralaga,Kabupaten Lombok Timur,Provinsi Nusa Tenggara Barat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelajaran Hidup : Rendah Hati Tidak Membuatmu Rendah Sebagai Manusia

Kumpulan Pantun Perpisahan Sekolah Yang Menyentuh Hati

7 DESTINASI WISATA YANG WAJIB KAMU KUNJUNGI DI BALI