CONTOH NASKAH DRAMA SEKOLAH BERJUDUL "ANAK KAMPUNG JADI ARTIS"

Assalamualaikum warahmatullahiwabarakatuh....Perkenalkan teman-teman ini merupakan Artikel pertama saya yang saya kirim di blogger..soalnya baru belajar buat artikel diblogger...untuk itu kalau ada kesalahan atau kekeliruan mohon dimaklumi karena ini saya masih  mencoba saja...ok tapi jangan hawatir tentang isi blogger saya ini karena ini merupakan benar-benar CERITA yang saya buat sendiri, walaupun hanya cerita fiktif belaka saja. (Ini adalah cerita yang saya karang dulu waktu kelas 3 SMA, hanya saja baru saya up ke Blog tahun ini )


CONTOH NASKAH DRAMA YANG BERJUDUL ANAK KAMPUNG JADI ARTIS....

Cerita bermula disuatu sekolah yang diseberang kota yang bernama SMAN 1 SURALAGA.terdapat seorang siswa yang tidak mempunyai seorang teman karena ia berasal dari kampung sedangkan ia bersekolah dikota siswa tersebut bernama Ahmad ...jadi teman-teman sekelasnya menjauhinya karena kekampungan dan kekolotannya....tapi ia bisa masuk di sekolah tersebut karena ia salah satu siswa terpintar waktu SMP dulu...jadi karena kepintarannya itu ia bisa masuk di sekolah populer yaitu sekolah di kota....
pada suatu hari waktu pertama kali masuk sekolah,sambil berjalan sambil melihat-lihat ruang kelas.

Amad: Kok ruangannya bagus-bagus banget ya...udah rapi,bersih,ruangannya harum lagi.....(kolot)
Babang: Eh...lo siapa? lo anak mana? kok jelek banget ya....lo bukan anak disini kan?
Ahmad: perkenalkan namaku ahmad (sambil mengulurkan tangan) nama kamu siapa?
Babang: Siapa sih nanya nama lo? sorry ya gue nggak mau kenalan sama lo. mendingan gue kenalan tuh sama anak-anak cewek yang cantik-cantik..nggak kayak lo,udah jelek kolot lagi....mana ada                  yang mau berteman sama lo di sekolah ini?
Ahmad: Kok sinis banget sih..aku kan cuma mau jadi teman baik kamu.
Babang: Gak perlu....sana pergi.... gue udah gak tahan lihat muka lo..ntar gue bacok lo
Ahmad: Ya....gue pergi..tapi jangan lakuin itu ke gue...
Babang; udah sana...hush.hush

          Bell masuk berbunyi, semua siswa di sekolah akhirnya masuk ke ruang kelas. Pada hari pertama ini, semua siswa di kumpulkan dalam satu ruangan yang sangat besar (aula) sekolah, untuk mengikuti pembekalan persiapan masa orientasi siswa baru pada tahun yang berjalan. Semua perangkat osis bertugas sebagai panitia yang menyelenggarakan ospek tersebut. Ahmad yang dari tadi pagi belum menemukan seseorang yang bisa dijadikan teman, merasa kebingungan mau bergaul dengan siapa ? tidak ada satu pun yang ingin berteman dan bahkan berkenalan dengannya. 

        Saat acara pembekalan dimulai, tibalah para guru menyampaikan semua tentang sekolah, dari asal muasal sekolah dibangun, visi dan misi, dan semua tentang sekolah itu. Seperti biasa kalau penyampaian terlalu banyak dan monoton, membuat semua siswa merasa ngantuk walaupun masih pagi. Namun, tidak dengan Ahmad. Dia sangat bersemangat untuk mengikuti kegiatan hari ini, walaupun sejak kesan pertama dia belum menemukan seorang teman, namun dia sangat suka dengan sekolah ini. Pembekalan berlangsung selama 2 jam, dan dilanjutkan dengan informasi Ospek untuk minggu depan. Ada waktu 1 minggu untuk mempersiapkan segalanya, dari perlengkapan ospek, materi yang harus dihapal seperti hymne sekolah, janji siswa, dan sebagainya.

Satu minggu kemudian....
        
        Waktu berlalu begitu cepat, tidak terasa masa orientasi atau ospek telah tiba. Semua siswa baru menggunakan baju okahraga waktu SMP sebagai identitas sekolah asal. Dari 500 Siswa baru, hanya Ahmad sendiri yang berbeda. Kalau teman-temannya yang lain selalu saja ada pasangan baju yang sama, karena berasal dari SMP yang sama dulunya. Ahmad sendiri yang berbeda, karena hanya dia yang lolos di sekolah kota ini. Sedangkan teman-teman SMP nya, tetap sekolah di di sekolah swasta di kampungnya. Hal ini semakin membuat Ahmad minder, melihat semua teman-temannya yang bergaul sesama teman sekolahnya. Hanya dia yang belum menemukan orang yang ingin berteman dengannya.

        Akhirnya waktunya untuk masuk kelas. semua siswa baru masuk ke ruangan masing-masing. Ada sekitar 20 kelas yang digunakan, yang masing-masing kelasnya terdiri dari 25 orang. Setelah pembagian regu atau kelompok, semua siswa masuk ke dalam ruangan masing-masing. Ahmad ada di ruang A. Sebagai siswa yang cukup pintar, karena lolos jalur prestasi dan nilai rapot. Maka Ahmad ada di kelas A. Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan terhadap barang dan perlengkapan yang dibawa. Seperti tas berasal dari kresek, air minum, permen, snack-snack, dan sebagainya. Ahmad tidak perlu khawatir, karena barang atau perlengkapan yang dibawa sudah lengkap. Dan ia paham betul bagaimana konsekuensi dari ospek ini apabila tidak dilengkapi semua keperluan yang sudah diminta.

        Sesi pemeriksaan sudah selesai, didapatkanlah 5 orang yang membawa perlengkapan yang kurang. Seperti ada yang tidak membawa air minum, sebenarnya sudah dibawa tapi karena kehausan air minumnya diminum setelah tiba di sekolah, karena kecapean jalan dari rumah. Ada juga yang tidak membawa buku dan alat tulis, karena lupa memasukkan ke dalam tas kresek. Ada juga yang tidak membawa permen, tidak membawa sncak, bahkan tidak membawa tas kresek. Salah satu siswa yang tidak membawa tas kresek ini, adalah Babang yang merupakan orang yang pertamakali ditemuinya Ahmad saat datang ke Sekolah ini. 

        Bagaimana keberlanjutannya? Nantikan Blog aku selanjutnya, akan tetap diupdate ceritanya sampai tamat. Pastikan kamu kunjungi terus, dan membaca alur cerita ini ya... jangan lupa untuk tambahkan blog ini, ke favorit kamu. 



Terima kasih sudah mampir di Blogku…Mohon maaf bila ada kata yang kurang baik yang saya salah ketik mohon dimaafkan karena kita masih sama-sama dalam proses belajar……
Lihat profil lengkapku di Sosmed:
Facebook: - M. Majdi
                 - Toank Majdi

Instagram:  @mmajdi272
Twitter:  @Majdi272_Lombok
Youtube: M. Majdi Channel
Tiktok dan SnackVideo : @toank.majdi





















Komentar